Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Self-Concept

Siti Maryam Sari, Heni Pujiastuti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-concept. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 9 peserta didik kelas VIII MTs Al Ulya Al Mubarok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matemtis dan angket self-concept  serta wawancara. Hasill penelitian diperoleh siswa yang memimiliki self-concept tinggi mendapatkan hasil tes kemampuan komunikasi matematisnya kategori  baik dengan persentase  nilai 75% sebanyak 3 orang.  Siswa yang memiliki self-concept sedang yaitu  mendapatkan hasil tes kemampuan komunikasi matematis yang cukup  yaitu dengan rentang persentase nilai 41%-60% sebanyak 4 orang, dan siswa  yang memimiliki self-concept rendah  hasil tes kemampuan komunikasi matematisnya kurang yaitu persentase nilainya 40% sebanyak 2 orang. Kemampuan komunikasi matematis siswa sejalan dengan self-concept nya. Semakin tinggi self-concept siswa semakin baik pula  kemampuan komunikasi matematisnya.

This study was designed to describe students' mathematical communication skills in terms of self-concept. This research is a type of descriptive quantitative research. The subjects in this study tested 9 students of class VIII MTs Al Ulya Al Mubarok. The instruments used in this study were tests of mathematical communication skills and self-concept questionnaires and interviews. The results of the study obtained that students who have high self-concept get mathematical communication skills test results in both categories with a percentage of 75% as many as 3 peoples. Students who have self-concept are getting sufficient mathematical communication test results with a range of 41% -60% assessment value as many as 3 peoples, and students who have low self-concept of mathematical communication skills test results are less that is beneficial value of 40% by 3 peoples. Students' mathematical communication skills are in line with their self-concept. The higher the student's self-concept the better his mathematical communication skills.

Keywords

Kemampuan Komunikasi Matematis, Self-Concept

References

Andinny, Y. (2015). Pengaruh Konsep Diri dan Berpikir Positif terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 3(2), 126–135.

Arikunto, S. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Retrieved from jakarta bumi aksara

Ayodele. (2011). Self-concept and performance of secondary school students in mathematics. Journal of Educational and Developmental Psychology Vol. 1

Clark, K. K., dkk. (2005). Strategies for building mathematical communication in the middle school clasroom: Modeled In Professiona.

Hanifah. (2019). Hubungan antara konsp diri dengan prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah teori grup. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 10(2), 141-145

Johar, R., & Ikhsan, M. (2014). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa SMP melalui Model Pembelajaran Means-ends Analysis. Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 5(2), 105–113. https://doi.org/10.15294/

kreano.v5i2.3322.g3651

Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Pertiwi & Susilo, 2014)Nomor 58 Tahun 2014 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Jakarta: Kemendikbud.

Leonard dan Supardi U.S. (2010). Pengaruh konsep diri, sikap siswa pada matematika, dan kecemasan siswa terhadap hasil belajar matematika. Cakrawala Pendidikan, 29 (3): 341-353.

Marcus dan Heinz (2009). Forms of mathematical interaction in different social settings: examples from students.

Noor, Fahriza. (2018). Kemampuan berpikir Kritis Dan komunikasi Matematis siswa smp Dalam Pembelajaran problem Posing berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Selatan. Math Didactic: Jurnal Pendidikan matematika, Vol 4 (3), 226–234

Noviyanti, S. (2014). Penerapan Pembelajaran Missouri Mathematics Project pada Pencapaian Kemampuan Komunikasi Lisan Matematis Siswa Kelas VIII. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 5(2), 211–218. https://doi.org/10.15294/kreano.v5i2

Ontario Ministry Education .(2005). Capacity building series secretariat special edition in 2010. Claifornia. Ontorio development, implemented in the classroom. Current Issue In Middle Level Education, vol 11 (2) , 1-12

Pertiwi, A. D., & Susilo, B. E. (2014). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Melalui Pembelajaran Model 4K Berdasarkan Tipe Kepribadian Peserta Didik Kelas VII. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 5(2), 195–204. https://doi.org/10.15294/kreano.v5i2.4550

Summarmo, U. dan Hendriana, H,. (2010). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Widiarti, W. P. (2017). Konsep Diri (Self Concept) dan Komunkasi Interpersonal dalam Pendampingan pada Siswa SMP Se Kota Yogyakarta, 47(1), 135–148.

Zanthy. ( 2019). Analisis Kemampuan Koneksi Dan Komunikasi Matematis Ditinjau Dari Kepercayaan Diri Siswa SMP. JPMI (Jurnal Pembelajaran matematika inovatif, Vol 2, No 2 (2019).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.